SOLO—Hingga batas akhir penyerahan formulir kesediaan untuk menjadi calon rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), sebanyak sepuluh kandidat bakal calon (balon) rektor secara resmi telah mendaftar dan diumumkan oleh Panitia Persiapan Pemilihan Calon Pimpinan Universitas (P3CPU) UNS.
Rektor UNS, Prof Dr H Much Syamsulhadi, dr, Sp K (J), kepada wartawan dalam acara jumpa pers yang diadakan di Ruang Sidang Rektor UNS, Senin (23/8), mengungkapkan, terdapat beberapa tahapan pemilihan yang akan dilalui sebelum dipilih tiga calon rektor dengan dukungan suara terbanyak.
“Tahap I kita akan memilih lima dari sembilan bakal calon. Selanjutnya, pada tahap II kita akan pilih tiga calon yang memiliki dukungan terbanyak. Setelah itu, pada tahap ketiga, kami akan menyerahkan tiga nama calon rektor sesuai dengan peringkatnya, dan menyerahkannya kepada Menteri Pendidikan Nasional untuk diolah dan dipilih yang terbaik,” terangnya.
Syamsulhadi menjelaskan, pada penomoran mulai dari peringkat pertama hingga ke-10 yang diumumkan, didasarkan pada urutan pendaftaran, bukan dikarenakan alasan lain. “Sebelum pemilihan, akan dilakukan tahap penjaringan oleh mahasiswa, dosen, dan karyawan terlebih dahulu. Tahap ini akan diambil sembilan orang berdasarkan suara terbanyak,” ujarnya.
Ditambahkan Ketua P3CPU UNS, Prof Dr Joko Nurkamto, MPd, guna memperkenalkan kesepuluh calon rektor kepada seluruh civitas akademika di UNS, akan digelar adanya kampanye yang dilakukan oleh para calon rektor.
“Kampanye jilid I tanggal 1 – 17 September. Kampanye ini dilakukan di dalam kampus dengan konsep panel, nantinya para bakal calon akan diajukan pertanyaan oleh ketua Komisi Senat. Selanjutnya, akan diadakan kampanye jilid II pada tanggal 27 September – 6 Oktober. Saat ini kampanye akan dilakukan di depan anggota senat dengan penyampaian visi misi oleh para Bakal Calon,” jelasnya.
Guna menjamin terlaksananya pemilihan rektor secara kondusif, P3CPU UNS menegaskan adanya larangan tegas selama masa kampanye, yakni dilarang keras adanya praktik money politics serta kontrak politik dengan warga kampus. Selain itu, tidak diperkenankan saling menjelek-jelekkan serta black campaign. Pemilihan Rektor sendiri akan resmi dilaksanakan tanggal 7 Oktober 2010 mendatang. (mg24)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







