Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

”Sindir Sikap Generasi Muda dengan Nasi Goreng Brutal”

Rabu, 28/10/2009 23:00 WIB - Bagus Sandi Tratama

Menyambut Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh, Rabu (28/10), telah dilakukan warga masyarakat. Salah satunya dilakukan para siswa SMKN 4 Solo, dengan menggelar lomba memasak, Selasa (27/10).
Memang untuk urusan masak, mungkin para siswa di SMKN 4 Solo, khususnya Jurusan Tata Boga sudah lihai betul. Pasalnya memang itu yang mereka pelajari sehari-hari. Namun saat itu berbeda, karena dalam lomba memasak telah dipilih 12 siswa terbaik yang mewakili setiap kelas.
Selanjutnya 12 siswa bertanding memasak di tengah halaman sekolah dengan disaksikan seluruh siswa dan guru. Tema menu masakan yang dilombakan adalah nasi goreng. Di mana dari tema menu ini, siswa dibebaskan untuk berkreasi.
Salah satu siswa yang mengikuti lomba yakni Evi Susanti mengaku akan memasak nasi goreng kreasi yang diberi nama nasi goreng brutal. Brutal, sengaja ia pilih sebagai nama nasi gorengnya karena keprihatinannya terhadap sikap kaum muda saat ini yang semakin brutal.
“Sekarang kan kita memperingati hari Sumpah Pemuda, jadi menyedihkan kalau mengingat banyak generasi muda kita yang malah berperilaku semakin brutal,” tuturnya.
Sebagai komposisi dari menu nasi goreng racikannya ini, ia menambahkan dengan parutan kelapa yang sudah dimasak atau serundeng, acar dan daging ayam.
Kreativitas
Menu sedikit berbeda coba ditawarkan peserta lain yakni dengan mengandalkan resep nasi goreng Lembah Hitam. Menu itu disajikan Rian Novianto. “Saya beri nama lembah hitam karena memang nanti nasi gorengnya akan berwarna hitam,” ujarnya.
Warna hitam, katanya bukan karena gosong melainkan ia menggunakan cairan tinta cumi-cumi untuk membuat warna hitam dalam nasi gorengnya. Daging cumi-cumi pun tak luput akan ia gunakan pula sebagai bahan campuran pelezat dalam nasi goreng hasil kreasinya.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 4 Solo, Heru Santoso mengungkapkan lomba memasak tersebut memang diadakan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa. Selain lomba memasak digelar pula lomba majalah dinding dan pidato bahasa Indonesia bagi siswa. Di samping itu, secara kebetulan juga acara tersebut didukung sponsor. “Diharapkan dengan kegiatan tersebut para siswa bisa bertambah wawasan tentang konversi energi serta bisa mengembangkan kreativitas dan kemampuannya dalam memasak,” ujarnya. (Bagus Sandi Tratama)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :