Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

”Sapi-sapi Kami Tercemar, Kok Baru Sekarang…”

Minggu, 21/03/2010 09:00 WIB - Deniawan TCW/Arifin

Meski belum pasti, jika pabrik pengelola sampah yang bakal dibangun  investor mendatang, para peternak sapi meyuarakan nada kecemasan. Terlebih belum lama ini, santer terdengar bahwa hasil lab, menyatakan sapi-sapi yang digembalakan di TPA Putri Cempo sudah tercemar zat berbahaya.
Namun, para peternak justru mempertanyakan fakta itu. Mereka was-was, informasi itu hanya sebagai trik untuk membuat mereka hengkang dari TPA Putri Cempo. ”Lucu kalau hal itu sekarang dipermasalahkan. Lagipula peternak sapi Putri Cempo sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Kalau memang berbahaya harusnya sudah dari awal dikasih lampu merah, bukan sekarang,” kesal Budi Santoso, pendiri yayasan pemulung Hayu Persada Nusantara (HPN).
Informasi tercemarnya sapi-sapi tersebut, bukan hanya membuat peternak sekaligus pemulung di TPA Putri Cempo curiga. Namun, informasi itu sudah mematikan pasar mereka. Mereka khawatir, pembeli sapi akan enggan datang, ketika tahu sapi mereka sudah tercemar.
Kendati demikian, fakta memang menyatakan, sapi-sapi tersebut sudah tercemar logam berat, akibat konsumsi sampah Putri Cempo. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kota Surakarta pada 2007 hingga 2009, sapi-sapi itu mengidap logam berat.
Hal itu dinyatakan sudah berbahaya, karena kadar logam berat yang dikandung oleh sapi-sapi melebihi batas kewajaran. Kandungan logam berat pada sapi masih dapat ditoleransi pada angka 2 ppm. Sementara logam berat yang dikandung oleh sapi-sapi TPA Putri Cempo mencapai 2,6 ppm.
Bagus Sarwoko, Kasie Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kota Surakarta, jika daging sapi tersebut dikonsumsi oleh manusia secara terus-menerus maka akan berdampak buruk pada kesehatan manusia. ”Jika daging sapi yang mengandung banyak logam berat dikonsumsi manusia, maka akan berdampak pada kesehatannya,” terangnya.
Dampak bagi pengonsumsi daging sapi berlogam berat tersebut antara lain gangguan peredaran darah, gangguan fungsi ginjal, serta gangguan mulut. (Deniawan TCW/Arifin)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :