SOLO—Pemilu merupakan sarana bagi masyarakat untuk memilih pemimpin mereka. Karena itu Pilkada yang akan berlangsung di beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah, khususnya di Kota Solo diharapkan dapat berlangsung dengan menjunjung etika yang berbasis kearifan lokal.
Demikian disampaikan pengamat politik MT. Arifin pada Diskusi Publik dengan tema Etika Politik Berbasis Kearifan Lokal, di Auditorium Muhammad Djazaman UMS, Kamis (11/3).
“Dengan mempertimbangkan nilai-nilai kultural, maka meski fungsi utama parpol dalam, Pilkada adalah untuk memenangkan pemilihan, mestinya dilakukan dengan bersih. Politik bukan hanya untuk meraih kekuasaan. Namun, juga penegakan moral setting,” ungkapnya saat diskusi dalam rangka Milad ke-46 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Terkait dinamika politik di Kota Solo menjelang Pilkada, MT Arifin menilai saat ini sudah mulai menghangat dan demokratis. “Perkembangan politik saat ini jika dibandingkan dengan situasi sebelumnya, sudah cukup lebih baik. Tidak ada situasi kekerasan ataupun konflik terbuka yang terjadi, di mana hubungan antarpolitisi pun masih terjaga dan terjalin baik,” tuturnya. (ris)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







