JAKARTA-Wakil Ketua Pansus Angket Bank Century, Gayus Lumbuun menilai mulai ada keresahan dari sesama anggota Pansus atas sikap dan perilaku Ruhut Sitompul yang sering memotong pembicaraan saat rapat. Sejumlah anggota juga mulai mencurigai kehadiran anggota Fraksi Partai Demokrat itu memang sengaja diskenariokan untuk menumpulkan suara Pansus.
“Banyak teman-teman yang bilang ini dikondisikan agar tumpulnya suara-suara Pansus. Itu yang lebih saya khawatirkan daripada saya harus marah dan mengambil tindakan,” kata Gayus Lumbuun saat jeda rapat Pansus dengan agenda pemeriksaan saksi mantan pejabat BI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/1).
Sebelum jeda rapat, Gayus yang sedang memimpin sidang berseteru dengan Ruhut. Politisi nyentrik itu sempat melontarkan kata “bangsat” kepada Gayus. “Diam kau bangsat,” ujar Ruhut kepada Gayus yang sedang memimpin sidang Pansus.
Kejadian berawal saat Ruhut meminta agar Gayus dapat mengatur waktu bertanya anggota Pansus dengan baik. Menurut Ruhut, Gayus memberikan waktu yang lebih banyak kepada anggota fraksinya ketimbang fraksi yang lain. “Pemimpin tegas dong, jangan nanti PDIP sampai dua jam. Masih ada enam fraksi lagi yang belum mendapat giliran,” ujar Ruhut.
Interupsi Ruhut dihentikan oleh Gayus dengan alasan ia sudah bisa menangkap maksud artis sinetron tersebut. Ruhut sontak tidak terima, dan keributan akhirnya menyengit. “Saya sampai jam empat pagi juga sanggup, tapi tolong diatur yang benar. Jangan nanti pimpinan keluar lagi,” sindir Ruhut. “Memang Anda pernah lihat saya keluar,” balas Gayus dengan nada tinggi.
Ruhut menilai Gayus terlalu otoriter memimpin rapat. Sementara tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba saja Ruhut menyinggung gelar profesor Gayus. Emosi guru besar Universitas Krisnadwipayana ini pun kian tersulut. “Anda jangan kurang ajar nyebut-nyebut profesor,” kata Gayus meradang. “Kalau nggak senang lempar palu ke aku,” tantang Ruhut.
Gayus menuding Ruhut selalu menggangu jalannya rapat dengan pernyataan-pernyatannya dan meminta partainya menariknya dari keanggotaan Pansus. “Nggak ada hubungan, saya demokrat, Anda PDIP,” sambar Ruhut. (dtc)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







